Tessy Badriyah, S.Kom., M.T., Ph.D. — periset di bidang Artificial Intelligence, Explainable AI, dan Health Informatics, dengan fokus pada sistem pendukung keputusan klinis dan deteksi dini berbasis data.
"Riset yang baik adalah riset yang bisa dijelaskan — bukan hanya akurat, tapi juga dapat dipercaya oleh dokter dan pasien."
Tessy Badriyah menempuh pendidikan doktoral di School of Computing, University of Portsmouth, Inggris (2013), setelah menyelesaikan Magister Teknik Informatika dan Sarjana Teknik Komputer di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Sejak 2001, ia mengajar sebagai Dosen Senior di Departemen Teknik Informatika dan Komputer, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), dan sejak 2014 memimpin Health Informatics Research Group di institusi yang sama.
Karyanya mencakup pengembangan model skor peringatan dini klinis (early warning score), analisis citra medis dengan deep learning dan vision transformer, serta sistem kecerdasan buatan yang dapat dijelaskan (explainable AI) untuk mendukung keputusan klinis.
Publikasi mencakup bidang Artificial Intelligence, Health Informatics, Medical Image Processing, Clinical Decision Support System, Data Mining, Deep Learning, Vision Transformer, Explainable AI, serta Machine Learning.
Liputan ini mengangkat PulmoCheckAI, sistem yang dikembangkan Tessy Badriyah untuk membantu memprediksi kondisi paru-paru — termasuk indikasi pneumonia, tuberkulosis, dan COVID-19 — dari citra rontgen dada. Sistem ini memanfaatkan pendekatan Convolutional Neural Network (CNN) dan Vision Transformer, sejalan dengan fokus risetnya pada AI yang dapat dijelaskan untuk dunia kesehatan.
Baca artikel lengkapTerbuka untuk kolaborasi riset, bimbingan mahasiswa jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3), serta undangan sebagai reviewer atau pembicara di bidang Informatika Kesehatan.